Date: 22-09-2019 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

Analisis Pengaruh Budaya Organisasi dan Leadership Skill terhadap Resistensi Karyawan pada Perubahan melalui Motivasi dan Kinerja sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus pada Rumah Sakit Umum Guido Valadares)

Detail
Author Aristoteles Maria Fraga
Category Akuntansi dan Bisnis Syariah

Abstract

Beberapa hasil penelitian menemukan bahwa kegagalan utama inisiatif perubahan yang digagas perusahaan disebabkan adanya penolakan dari karyawan. Selama beberapa dekade terakhir diskursus tentang resistensi karyawan terhadap perubahan telah berhasil menarik perhatian para praktisi dan akademisi untuk mengembangkan model dari anteseden-anteseden perubahan, namun sampai saat ini masih tidak dihasilkan bukti konklusif tentang model mana yang paling efektif untuk diterapkan terutama oleh organisasi-organisasi di sektor publik. Dari model jalur yang dikembangkan setelah trimming, diketahui bahwa validitas model jalur sebesar 22,4%. Artinya, model jalur yang dikebangkan setelah trimming mampu menjelaskan keragaman data sebesar 22,4%, dan sisanya sebesar 77,6% dijelaskan oleh variabel yang tidak terdapat dalam model jalur. Lintasan pengaruh terkuat ada pada jalur budaya organisasi terhadap resistensi karyawan pada perubahan. Pengaruh total budaya organisasi terhadap resistensi pada perubahan adalah sebesar pengaruh langsung (-0,305) ditambah pengaruh tidak langsung (-0,0706), yaitu sebesar -0,3706.